Lilypie Kids Birthday tickers

15 Jan 2012

Ambil Darah

Assalamualaikum Wr. Wb.

HUEHEHEHEHE apakabar semuanya? Sudah berbulan - bulan lamanya tidak berjumpa, tidak menulis blog, rasanya jadi aneh. Maaf ya temen - temen, baru sempet lagi nih. Belakangan emang banyak urusan. Biasa orang cantik emang suka sibuk *hening*

Selama 2 bulan gak ngepost udah banyak banget kejadian yang terjadi. Glovitix The 3rd Generation 19Nov, terima rapot 23Des, tahun baru 2012, dan yang paling keren adalah........

Gue ambil darah.

Apa kerennya? Well, it's been a long long time since gue ambil darah, waktu SMP aja belom pernah lagi. Waktu SMP gue bagian ketawa kalo Cui sama Lista ambil darah. Sekarang gue ditertawakan. Oke berikut adalah pengalaman gue diambil darahnya. Selamat membaca!

Sabtu, 14 Januari 2012

Sabtu ke-2 bulan Januari.

Pagi yang indah. Burung - burung berkicau. Matahari bersinar dengan cerahnya.

Gue terbangun dari tidur panjang setelah 100 tahun menunggu datangnya Prince Charming. Dan dia benar - benar datang, dalam bentuk apa?

Michael Cera

Liat tampangnya aja gue udah pengen ngakak bahahahahah tapi serius, he's really cool. Waktu di Scott Pilgrim vs. The World oke dia sangatlah keren, aktingnya dewa. And the truth is dia sebenernya sangat mempesona, coba bandingkan dengan Frik dan Dhika. Mereka mirip jempolnya aja engga (Dikutip dari Angel).

Okay back to the story, gue ngga dibangunin dia. Itu semua cuma mimpi, jadi gue terbangun dalam mimpi kemudian terbangun di dunia nyata. Gue melirik jam udah jam 8, gue langsung siap - siap berangkat BP karena BP itu jam 9. Bukankah gue siswa BP yang sangat rajin?

Karena banyaknya ritual yang harus gue lakukan sebelum BP, gue ended up nyampe di BP jam 9:21. Sangat bagus. Pas masuk ruangan gue diketawain sama Kak Wiwi. Yap, gue langganan telat hari Sabtu. Lagi manusia macam apasih yang bener - bener ikhlas bangun pagi di hari Sabtu cuma buat bimbel? Yang jelas bukan manusia macam gue.

"Telat lagi, Annisa? Tidurnya malem lagi?" tanya Kak Wiwi.

Shit. Dia hafal alesan gue.

Gue pun tersenyum masam sambil memutar otak. Apa alesan lo nis, ayo, yang kreatif.

"Enggg....abis nginep dirumah sodara, Kak," 

ANJRIT ALESAN APAAN ITU NIS. BASI LO BASI.

"Oh ya? Dimana?" tanyanya lagi.

MAMPUS DIMANA?!?!?! AYO PIKIR LO PUNYA SODARA DIMANA NIS, YANG JAUH, YANG SANGAT JAUH

"Di Cengkareng, Kak," jawab gue sambil tersenyum tipis

SANGAT BAGUS ANNISA! Yang tinggal di Cengkareng itu Kinanti, dasar otak udang

"Oooh macet ya?" tanyanya untuk yang ketiga kali.

"Iya kak, hehehehehe," kata gue sambil ketawa dikit.

Bohong lagi. Entah berapa dosa yang gue buat hanya untuk ngomong sama dia.

"Oh yaudah, halaman 17 ya,"

Finally.

BP hari itu pelajaran Bahasa Indonesia. Berjalan cukup oke. Setidaknya kemampuan gue terasa meningkat. U know me lah gue lahir di Kutub Utara, ngomong bahasa anjing laut. Umur 3 tahun gue pindah ke LA harus belajar bahasa inggris. Umur 6 gue pindah ke London ngomong pake logat British. Umur 9 gue pindah ke Brebes ngomong bahasa Jawa, eh umur 11 gue ke Jakarta. What am I suppose to do? WHEN THE BEST PART OF ME WAS ALWAYS YOU!!!!!!!!!! *penggalauan*

Oke. Stop.

Pulangnya dijemput Mama, Papa, dan adikku tercinta terbusuk dan terusuh, Chalista. Pas nyampe di mobil nyokap langsung ngomong mau ke lab dan blablabla. Reaksi gue cuma satu.

APA?!?!?!?!?!?!?!?!?!??!?!


Okay, smooth Annisa. Cuma ambil darah, bukan pembantaian. It can't be that bad, can it?

TAPI TETEP AJA ITU DARAH!!!!!

Otak gue pun berantem dengan sendirinya membuat gue makin pusing. Akhirnya pulang dulu kerumah, makan, menyiapkan mental, joget imbisil, dan gue pun berangkat.

Ke Prodia Child Lab

Oke sebagian dari lo mungkin akan menganggap gue menggelikan, tapi Prodia Child Lab itu sangat enak tempatnya. Dengan ruang tunggu warna warni dan playground yang dilengkapi perosotan menjadikan Prodia Child Lab tempat mengambil darah paling cocok untuk buah hati anda.

Sesampainya disana, kami disambut oleh 3 orang mbak - mbak dengan muka yang sangat ramah. 1 berkerudung, 2 lagi dicepol. Nyokap pun mengutarakan niatnya dan blablablabla. Lab terlihat sangat sepi pada saat itu. Pasiennya yang boleh gue bilang sangat malang cuma kami. Koreksi, gue dan lista. Koreksi lagi, yang malang gue. Lista gak takut.

Sambil registrasi gitugitu salah satu mba mba yang dicepol mengoleskan salep ke lipatan siku sebelah kanan gue dan Lista sambil nanya - nanya kita sekolah dimana dan blablabla. Mba itu terlihat sangat profesional dan penyayang, cinta anak kecil. Dia belum tau aja gue kayak apa BAHAHAHAHA

Setelah itu kami langsung digiring ke ruang pengambilan darah. Dijalan gue memerhatikan 2 ruangan, ada yang pink, ada yang biru. Gue dan adek gue dimasukkan ke ruangan yang pink. KENAPA PINK YA ALLAH KENAPA?!!!!

Dengan segera gue pun langsung menunjukan sifat kehewanan gue.

"Mba, gak boleh di ruangan yang biru?"

"Oh yang itu buat laki - laki, Kakak," jawab salah satu mba yang dicepol dengan ramah.

"Tapi aku sukanya biru, Mba....."

"Yah, tapi kan Kakak cewek. Disini aja ya?" katanya lagi, masih dengan senyuman.

"T-"

"MBAK ADA YANG UNGU GAK? AKU SUKA UNGU!" kata adek gue dengan antusias.

Kutil

Gue pun menatap adek gue dengan tatapan 'diam-atau-hidung-lo-hilang' maka adek gue langsung cengengesan dan diam. Hal berikutnya yang gue lihat adalah adek gue didudukan di kursi astronot berwarna pink. Dan itu keren. Seandainya gue punya satu dirumah........

Ketiga mba - mba itu pun mulai sibuk mengoleskan berbagai macam salep ke lipatan siku adek gue. Adek gue tertawa tawa dengan bahagianya, merasa seperti ratu. 

Liat aja begitu keluar dari sini lo gue apain

Selanjutnya, jarum pun disiapkan. Gue meringis seperti ingin menangis bagai ter iris - iris setelah melihat hal mistis. Dan adek gue, masih tertawa - tawa.

Kita liat, seberapa lama sih lo bisa ketawa?

Dan akhirnya cessss! Jarum masuk ke tubuh adek gue. Ajaibnya adek gue diam, melek, sadar, DAN KETAWA TAWA! Ada apasih sama bocah ini. Dia gak berhenti ketawa. Menggelikan.

"AOU!" adek gue berteriak secara tiba - tiba dengan muka kesakitan mirip babi angry bird.

"Kenapa, Dek? Sakit?" tanya mba - mba berkerudung.

"Engga, aku cuma pengen nakut - nakutin Mba Nisa heheheheheh," katanya sambil ketawa lagi.


Kadang gue bingung, apa bener kita ini bersaudara.

Dalam hitungan detik, jarum dilepas dari tubuh adek gue. Setelah lukanya ditutup adek gue langsung bisa loncat - loncatan lagi. Dia langsung tertawa - tawa bahagia, membuat semua ikut ketawa, kecuali gue.

"Nah, ayo sekarang giliran Kakak!" kata mba - mba dicepol 1.

*nelen ludah* *duduk*

"Tangan kanannya, Kak. Disini nih," kata mba - mba dicepol 2 sambil menunjuk hidungnya. Gak deng, nunjuk ke bantal kecil di meja kursi tersebut.

Dengan patuh gue meletakan tangan gue diatas benda tersebut. Tiga orang mba - mba itu pun langsung sibuk mengolesi lengan gue dengan apapun yang bisa diolesin sambil sesekali menekan lipatan siku gue yang gue asumsikan sebagai mencari urat nadi.

Tiba - tiba mba - mba dicepol 2 mengeluarkan jarumnya. Ia menunjukan jarum tersebut pada nyokap gue.


"Nih, Bu. Masih baru ya," katanya sambil membuka bungkusan jarum tersebut. Nyokap gue mengangguk mengiyakan.

Setelah jarum dibuka, benda itu didekatkan pada lengan kanan gue. Dengan spontan gue berteriak.

"AAAAAAA!!!!"

"Aduh tenang ya, Kak, jangan diliat. Kakak madep ke adek aja tuh," kata mba - mba berkerudung.

Gue pun menoleh ke kiri, tepat dimana adek gue sedang memegang iPad sambil cengar - cengir, merekam kejadian bersejarah, Nicut Ambil Darah.


"AAAAAAAAAAH!!!!! LISTAAA!!!" gue berteriak lagi.

"Apasih Mba Nisa aku gak ngerekam, aku lagi main angry bird," jawabnya dengan penuh kebohongan.


"BOHONG! KAMU NGEREKAM! KAMU MEREKAMNYA KAN! MAMA SURUH DIA PERGI!! SURUH DIA KELUAR!"

Dengan sangat bijak, nyokap menyuruh adek gue minggir dari situ melihat gue yang meronta - ronta seperti kesetanan.


"AAAAAH MBA AKU GAMAU! AKU GAMAU AMBIL DARAH!!!!"

"Rileks, Kak, rileks! Mau disetelin Shaun the Sheep? Kalo anak kecil biasanya su-"


"AKU GAK SUKA DOMBA!"

"Oh gak suka? Yaudah dengerin lagu deh lagunya Justin Bieber! Ituka-"


"AKU BUKAN BELIEBER!"

"Aduh kalo gitu kakak maunya apa dong?"

Dari seberang ruangan adek gue meneriakan Katy Perryyang membuat gue makin frustasi menghadapi kenyataan bahwa iPod gue ketinggalan di mobil. Ketiga mba - mba yang mendampingi gue juga sudah nampak depresi. Sampai akhirnya bokap turun tangan. Denger suaranya aja gue udah mengkeret. Akhirnya gue pun memasrahkan diri pada Allah SWT. Bayangan wajah teman - teman satu per satu muncul di benak gue.

Cesssss!!

Jarum masuk. Sakit dikit. Tapi abis itu udah gak sakit. Gue pun diam, merem, jidat mengkerut, hidung kembang kempis.

"Aduh, Kakak takut ya?" kata salah satu mba - mbanya. Gue udah gak mikir deh itu yang ngomong siapa.

Gue mengangguk lemas, ketakutan.

"Kalo tegang pembulu darahnya mengecil. Yaudah dicabut dulu aja ya," kata si pemilik suara. Gue pun merasakan jarum itu bergerak dari balik kulit gue.

Gue membuka mata. Nyokap bokap tampak kesel dengan tingkah gue yang gue akui sebenernya agak berlebihan, cuma gue beneran takut. Adek gue masih sibuk merekam sambil ketawa - tawa. Mba - mba itu pun berpindah dari sisi kanan ke sisi kiri gue setelah menutup luka gue dengan kapas.

Uh-0h

Para mba - mba itu kembali sibuk menekan - nekan lengan kiri gue sambil mengoleskan berbagai salep. Jarum baru pun kembali dikeluarkan. Dan kali ini karena udah tau dengan apa yang akan gue hadapi, gue merem dan pasrah, tapi perasaan lebih rileks.

"Tarik nafas yang panjang, Kak," kata salah satu mba - mbanya.

Gue menurut dan menarik napas. Cessss jarumnya masuk. And this time gue udah siap. Terdengar adek gue tertawa gembira.

"Yeeee bisa!" kata adek gue.

Gue pun tersenyum dalam hati.

Akhirnya.

Segera setelah selesai gue mendapat ucapan selamat dari 6 orang yang ada di ruangan pada saat itu. Gue pun meminta maaf pada mba - mbanya karena udah ngerepotin.

Gue keluar dari ruangan pink penuh kenangan tadi diiringi lagu We Are The Champion.

Rasanya langkah gak pernah seringan ini.
Lampu gak pernah seterang ini.
Lantai juga gak pernah sekinclong ini.

Pas udah sampe lagi diruang tunggu, gue memutuskan untuk mengenang momen bersejarah itu dengan mengambil foto. Gue dan adek gue kembali masuk dan memotret darah kami.

HEHEHEHE 

Akhirnya kami semua pergi dari Prodia Child Lab dan langsung menuju PI untuk makan siang dan blablabla. 

Dijalan tak henti - hentinya gue tersenyum, sampai akhirnya.........

"Mba,"

"Hm?"

"Darahku lebih bagus dari Mba Nisa ya,"

"........................"

bubbte,
ciao!
annisa yang berani ambil darah ~

30 Agu 2011

Sleep Over at Kayput

Assalamualaikum Wr Wb

Selamat datang, pemirsa. Kembali lagi di blog ketek Slubudup bersama author yang paling kece, Nicut!!

Hehehe jadi gini nih teman - teman, kemaren hari Jumat tanggal 26 Agustus, Nicut nginep di rumah Masdit & Iya. Kenapa nginep disana cut? Karena rumah mereka adalah satu - satunya yang mau menampung para pengungsi seperti Cui, Nicut, dan Lista. Kok ngungsi cut? Iya. Sebenernya gini nih *hiks hiks hiks* pas hari kamis, Mba Ni, Mba Um, sm Pak Tono pada pulang kampung. Rumah gak ada yang ngurus, jadi daripada ngerepotin, Bunda, Pade, Mama, dan Papa pun berinisiatif mengungsikan kita bertiga ke rumah Masdit & Iya. KAMI TERBUANG!!! TERLANTAR!!!! TERASINGKAN!!!! *garuk - garuk lantai*

Akhirnya hari Jumat pagi, berangkatlah gue dan Lista ke Kayput (re: Kayu Putih). Kita memang memiliki julukan untuk rumah masing - masing. Paling gaul rumah gue cui lista dong. Daerah Berland. Kalo dipisah jadi Bear Land. Julukanya? Tanah Beruang.

Oke itu hanyalah intermezzo saja. Kembali pada permasalahan utama. Gue dan Lista berangkat ke Kayput dianter Solehin Domba. Sampe disana langsung disambut oleh seekor kucing hitam yang tanpa sebab main loncat ke arah gue. Gue langsung tiarap. Kucing itu pun melompati gue. Lalu gue langsung depresi. Kucing aja pun segitu pengennya menganiaya gue. Apa gue semiris itu........

Lalu Iya yang baik hati memutuskan untuk memperkenalkan gue pada kucing - kucingnya. Ada 3 ekor kucing didalam rumah tersebut. Yang hitam nyolot tadi bernama Toffee tapi biasa dipanggil Tobi, lalu ada 2 kucing kakak adik bernama Alice dan Lessy. Mereka sama - sama berbulu coklat dan mukanya mirip. Kalo Lessy mukanya agak lebar, Alice mukanya kayak cewek....#random Mereka semua adalah kucing persia.

Akhirnya gue dan Lista beres - beres barang, kenalan sama kucing - kucing itu (makna konotasi). Lista terlihat bahagia melihat mereka, gue pun kasihan. Dia seperti anak tidak pernah lihat kucing. Maklum, dirumah biasa liat lutung (re:Cui). Ketika sedang mengamati Lista, tiba tiba ada sesuatu yang menarik narik ujung celana gue.

"AAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" teriak Nicut.

Pohon jambu sampai bergetar karena teriakan gue. Tidak deng, itu majas hiperbola. Tapi emg kenceng, Budewi aja sampe keluar kamar. Ketika gue tengok kebawah........seorang anak laki - laki seukuran kucing tersenyum pada gue.

Devan.

Fyi, Devan itu anaknya Mba Res, yang ngurus Kayput. Dulu Mba Res ngurus gue dari kecil sampe kelas 1, terus dia pulang kampung dan akhirnya lanjut kerja lagi di Kayput.

Gue pun menggendong Devan. Gue selalu ingin punya adik laki - laki setelah apa yang gue alami bersama Lista. Tapi emak bapak gue ngamuk ngamuk pas gue minta adek laki - laki, katanya punya anak 2 aja udah kayak ngurus 10. Itu dalem. Oke kok ini jadi curhat. Lanjut lagi. Akhirnya gue bermain bersama Devan. Terakhir gue nginep, dia masih 2 tahun lebih sedikit dan masih suka ngompol. Gue inget gue pernah mangku dia di kursi komputer sambil main, lalu tiba tiba kursi itu terasa hangat. Pas gue bangun, banyak air tumpah. Devan ngompol. Plasenta monyet.

Gak lama, Budewi mengabarkan mau ke Srengseng jemput Mama Uti. Kita disuruh jalan - jalan. Masdit pun ngajak nonton. Suruh pilih Lima Elang atau Tendangan Dari Langit. Akhirnya kita nonton Lima Elang. Masdit berangkat shalat jumat sekalian beli tiket, terus jemput kita lagi.
Jam 2 berangkat, filmnya jam 2:35. Jemput Kak Evi (ceweknya Masdit), terus ke Artha Gading. Selesai nonton jam 4 terus muter muter dulu baru pulang. Lista gaya gayaan beli mainan ulat bulu 14.000 mau nggesek atm. Geli.

Abis itu nganter Kak Evi, lalu kita balik lagi ke base camp, Kayput! Pas sampe disana udah ada Mama Uti, terus Mba Res udah masak - masak gitu wanginya amat sangat menggoda iman. Kalo gue stay dirumah, pasti yang tercium bau gosong. Mama ama bunda masakanya kan......undescribable.

Salim salim dulu sm Mama Uti, terus gantian mandi. Selesai mandi gak lama buka. Buka pake es buah dulu tapi tenyata salah sirup wakakakak ngakak bgt rasanya abstrak. Padewi belinya yg fruit punch bukan cocopandan. Akhirnya berujung pada lepeh - lepehan.

Abis buka, kita main! Main slammers sama uno spin. Pas lagi main, tiba - tiba Budewi nanya, mau tidurnya gimana. Harusnya kan Nicut, Lista, Iya tidur di kamar Iya bareng sm Mama Uti, lalu Masdit dan Cui tidur di kamar Masdit. Tapi, kata Budewi kalo berempat dikamar Iya, nanti Mama Uti gabisa tidur, keberisikan. Akhirnya kita memutuskan Mama Uti tidur sendiri di kamar Iya, lalu Nicut, Lista, Iya, Cui, dan Masdit tidur di kamar Masdit. Budewi dan Padewi pun pergi beli kasur.

Jam 9 kurang Budewi sm Padewi pulang, beli kasur angin yang harus dipompa dulu gtdeh. Abis itu Masdit memompanya. Gue, Lista, Iya langsung kena syndrome alay tingkat akut, kita loncat - loncatan diatas situ. Pas jam 9, Cui minta jemput di Tanah Beruang, baru selesai benerin laptop. Akhirnya kita berempat jemput Cui.

Sampe dirumah, Cui naik terus langsung balik lagi ke Kayput. Udah pada 5 watt semua matanya, tapi masih rusuh gara - gara rebutan tempat. Akhirnya takdir memutuskan agar gue tidur disebelah Cui dan Lista. Ditengah - tengah mereka lebih tepatnya. Gue pun bertawakal. Pas selsai bagi - bagi tempat, Lista langsung tepar, sementara kita berempat gakjadi 5 watt dan masih petakilan. Cui sm Masdit main WE layarnya pake laptop dan gue baru tau kalo itu bisa. Sementara gue dan Iya ngobrol dengan randomnya sambil ngegeratak komik - komik Masdit.

Udah jam 12 kurang, Iya tiba - tiba nyeletuk.

"Aku pengen mie......."

Yang lain langsung memegang perut, baru sadar betapa laparnya kita. Akhirnya pada bangun, lari ke dapur. Pas sampe disana gue nyari mangkok.

"Day, mangkok mana?"

Cui pun nyeletuk,

"Emg nisa pengen tau bgtbgtbgt mangkoknya dimana?"

Iya tertawa dan bilang,

"Nisa kepo bgt yaaaaaa"

Gue pun terdiam terpaku. Kepo itu...............apaya? 

Akhirnya Iya dan Masdit menjelaskan dengan penuh kesabaran pada gue bahwa Kepo artinya mau tau aja. Gue pun mengangguk paham dan mengucapkan kata tersebut terus menerus. Kita makan mie lalu balik lagi ke kamar dan jam 1 pas baru semuanya tidur.

Jam setengah 3 dibangunin Budewi secara hardcore. Kaki kita semua diolesin balsem. Itu inovasi baru. Akhirnya pada melek seperempat terus langsung naik mobil tanpa berkata apa - apa. Kita berencana sahur di sederhana, tapi tutup. Akhirnya pesen mie, bihun, sm fu yung hai di remaja terus pulang. Nanti Masdit sm Cui yang ngambil.

Sampe dirumah, Gue, Lista, dan Iya langsung tumbang di kasur angin dan tidur. Jam 3:15 Masdit dan Cui masuk kamar, bilang makananya udah ada. Akhirnya sahur rame - rame terus gaada yang berniat ngelirik tv. Selesai makan semua langsung tidur.

Besoknya kita bangun jam......10. Dan itu masih pada setengah - setengah bangunnya. Jam 12 baru semua berhamburan keluar kamar gara - gara Bunda sms udah dijalan mau jemput. Btw baru inget Mama Uti ulangtahun, terus langsung ngucapin. Happy Birthday Mama Uti, Nisa sayang bgtbgtbgt sama Mama Uti, mari tunjukan semangat wanita!!! Akhirnya Cui, Nicut, Lista mandi terus beres beres dan pas dijemput pulang!

Sebenernya ceritanya gak gitu aja sih, tapi dipersingkat nih nyokap gue ngomel - ngomel suruh cepet beres - beres. Yap! Besok Java Trip nicut akan dimulai!!! Rutenya Cirebon-Bandung-Semarang. Jadi kayaknya bakal jarang ngepost, tapi kalo dpt wi-fi pasti langsung ngepost kok! Janji! Doain ya biar lancar dan selamat sampai tujuan. Amiiin.

Baiklah! Author kece kesayangan anda, Annisa Mastini Wigati mohon maaf lahir batin kepada seluruh Slubudupers, baik yang dirumah, dijalan, diluarkota, dimanapun anda berada! Saya menyadari bahwa tulisan - tulisan saya ini masih jauh dari sempurna, maka saya meminta maaf kepada seluruh insan manusia yang baik sengaja maupun tanpa sengaja namanya telah masuk kedalam tulisan - tulisan saya ini. Perlu diingat bahwa saya hanyalah manusia biasa, yang bermulut, bermata, bertelinga dan berhidung, dan tak luput dari kesalahan.

Sekian dari saya, mohon maaf apabila ada salah - salah kata, baik dalam penulisan maupun artikulasi bahasa. Sekali lagi, saya hanyalah manusia biasa yang berhidung. Slubudup mengucapkan..............

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1432 HIJRIYAH MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Salam Manusia Berhidung!

bubbte,
ciao!
anns ~

25 Agu 2011

Hitting the 13th Checkpoint

Did you see?

I'm 13 years & 5 days old.

Yep yep! I'm officially 13 on Last Saturday ;-) Rasanya senang akhirnya 13 juga......gak ada yang cengin lagidechhh HAHAHA. Btw sekarang udah liburan. Gaul emg. Liburan sampe tanggal 8. Ada yang mudik? Nicut nanti mudik ke Cirebon, Bandung, sm Semarang. Mhmmm Java Trip! 

Btw, ulangtahun gue kemaren sangatlah abstrak. Begini ceritanya.

Tanggal 19 malam, gue nervous, gabisa tidur, gabisa napas, gabisa loncat, gabisa jalan, gabisa ngomong, gabisa merem, gabisa kentut, gabisa pipis, gabisa segalanya. Kejang - kejang lalu step. Gakdeng. Gue gabisa tidur, memikirkan hari esok. Akhirnya gue mematikan lampu kamar, memandang tv yang menyala tanpa suara. Gue pun...........

Menggalau

Sesuatu yang tidak pernah gue lakukan setelah beberapa bulan ini. Bukan galau cowok tapi. Jaman aja galau cowok. Galau ulangtahun. Akhirnya gue menyebut kelakuan gue tersebut sebagai Pre-birthday Syndrome. Lalu nicut berpikir.

I miss how everything used to be on my birthday.

Dulu kalo ulangtahun, pasti pagi - pagi eyang kakung nyetel lagu selamat ulangtahun yg super annoying keras - keras. Gaakan dikecilin sampe satu rumah bangun. Apalagi kalo yang ulangtahun Cui, Nicut, atau Lista. Kalo dulu sih sebel banget rasanya pengen gue potong kabel tape nya, mikirnya "apaansih lagunya alay ngapain disetel kenceng kenceng". Giliran eyang udah gaada.......kangen lagunya.......walaupun emg lagunya bacot sih.

"UNTUK ADEK ADEK DAN KAKAK KAKAK YANG BERULANG TAHUN, SELAMAT ULANG TAHUN!!!! HAPPY BIRTHDAY TO YOU HAPPY BIRTHDAY TO YOU!!!!"

Bacot yekan.

Tapi yang membuat makin galau adalah kenyataan bahwa besok pagi gue akan bangun tanpa lagu itu. Ketek ayam. Akhirnya jam 12 kurang gue memutuskan untuk membuka twitter. Tapi juga gak ngapangapain. Gue pun mantengin timeline. 

Jam 00:00 tepat, alarm hp gue berbunyi lagu lighters dari bruno mars ft. bad meets evil. Gue pun langsung menutup layar laptop seketika dan mematikan si tv tanpa suara. Gue memandang langit - langit kamar yang dipenuhi sticker glow in the dark.

"This one's for you and me, living out our dreams, we're all right where we should be, lift my arms out wide, I open my eyes, and now all I wanna see is the sky full of lighters........."

Dramatis.

Begitu masuk bagian rap nya langsung gue dismiss, lalu gue mengetweet ucapan syukur atas kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayahnyalah gue dapat menempuh hidup sampai umur 13 tahun ini. Gue pun membalas balasi ucapan dari orang - orang lalu tidur.

Keesokan paginya, pas sahur gue dikejutkan dengan kehadiran emak bapak gue yang maha gaul dan gue langsung dibanjiri dengan ucapan dan cium cium pipi. 1 yang meresahkan benak gue adalah.

MANA KADONYA?!!!!!!

Gue pun mencoba bersabar dan makan. Gue pergi ke meja makan dan unfortunately makannanya gaada yang gue suka......yep. Nicut memang suka pilih - pilih makanan. Not that I'm not grateful but, still gue emg gasuka.

Akhirnya gue memaksakan diri menelan nasi dan sebuah telor balado. Gue makan dengan perlahan alias menye - menye sambil cemberut. Firasat gue makin gaenak akan kelangsungan hari itu. Selesai makan, minum vitamin, baca niat terus gue langsung balik ke kamar dan tidur tanpa ketertarikan sama sekali untuk menanyakan dimana kado gue.

Paginya gue melek, langsung mandi, siap - siap berangkat BP. Udah mau nangis aja tuh lagi ulangtahun, gaada kado, makanan sahur gaenak, tetep BP pula <--- Don't try this at home

Sebelum BP gue sempet sempetin bales ucapan ucapan dari orang - orang (masih cemberut). Lalu tiba tiba nyokap bokap sm adek gue masuk masing - masing bawa kado. Gue langsung loncat dan joget peter panda.

"Tadinya mauk ngasihnya nanti aja, tapi mba nisa udah cemberut terus sih, jadi yaudah," kata bokap gue seraya menyerahkan kadonya.

"AHAHAHA GAPAPA PA YANG PENTING KADONYA ADA HAHAHA," kata gue yang tetap menjadi gue si anak tidak tau malu.

Gue buka satu - satu dan inilah kadonya:


TERIMAKASIH MAMA PAPA DAN LISTA AKU SAYANG KALIAN BGTBGTBGTBGTTTTT :* (re: karena dapet kado)

Setelah itu gue berangkat BP, mendapat ucapan dari orang - orang disana dan pulang. Sisa waktu hari itu gue habiskan dengan membalas ucapan sambil bengong, sesekali senyam senyum geer kalo ada temen - temen yang dateng. Nyatanya? Gak ada. Lebih lebih Icha ama Amira ngucapinya datar banget.

hb @nisaanicuut -@ichaays
Hb @nisaanicuut :-P  -@amiramirs

Anjrit. Ini anak dua maunya apa :| Tapi dari situ gue mulai curiga. Pasti ada apa apanya. Gak mungkin mereka melewatkan ulangtahun gue hanya dengan ucapan hb.

Tapi pada akhirnya gue pun pasrah dan menyerah, jam sudah menunjukan pukul 17:40 ketika tiba tiba gue dapet mention yang membuat kecurigaan gue makin bertambah.

Nyet dimana lo nyet @nisaanicuut -@ichaays
@ichaays Urusan lo apa -@nisaanicuut (sok jual mahal padahal pengen disamperin)

Segera setelah dapat mention mencurigakan itu, ada yang membunyikan bell.

DEG! Perasaan apa ini? Siapa yang ada didepan pintu?

Adek gue yang lagi bicara pada selimut pun langsung keluar kamar, ngecek siapa yg dateng. Tiba tiba dia teriak.

"HALOOOO!!!!!!!!"

"Sssststtttt!!!!!"

DEG DEG! WOAH! Siapa itu?! Gue hendak beranjak keluar kamar ketika tiba - tiba 2 orang perempuan masuk kedalam kamar gue sambil teriak "HAPPY BIRTHDAY!!!!!!". Kalo ini reality show, gue pasti udah nangis nangis bombay. Tapi belum sempat gue menangis terharu, tiba tiba cupcake cupcake melayang ke muka dan rambut gue.

Dua anak ini.........mana ada orang yang datang kerumah orang lain lalu tiba - tiba lempar lempar cupcake asdfghjkl !@#$%^&*

Alhasil rambut gue lepek, hidung gue pun memesek (?) gakdeng. Hidung gue kembang kempis karena napas. Gue langsung berterimakasih ria dengan senangnya. TERNYATA ADA YANG PEDULI! TERNYATA GUE TIDAK TERLUPAKAN! GUE TIDAK TERBENGKALAI!

Gue langsung storming out ke kamar mandi, keramas secepat kilat dan kembali lagi pas adzan. Akhirnya kita tumpengan terus tiup lilin kayak anak tk. Nyokap gue juga beli kuenya asal asalan, katanya gaada yang makan. Yaudahdeh gue ngikut aja. Bebaslah bebas.
Selesai buka, kita shalat, terus ngobrol ngobrol, main main, nonton terus mereka pulang huhuhuu terimakasih ya kawan kawan kalian baik bgtbgtbgtan nicut sayang kalian :*

Berikut foto - fotonya: 








Yang diatas itu kuenya dari Icha sm Amira dan gue gaboong rasanya enak bangetbangetan. Mereka bikin sendiri unyu sekali. Krimnya dewa!

Btw ada bonus nih buat Dhika. Dia baru bikin blog dan dia membahas tentang piglet.
Dhik, khusus buat lo, langsung dari rumah gue.........

Piglet Yang Memakai Mukena

Out!

bubbte,
ciao!
anns ~

17 Agu 2011

Sharing!

Hai dunia dan seisinya! Apakabar? Kembali lagi bersama sang author, NICUT! *standing applause*

Maaf ya belakangan ini jarang ngepost. Many things happened.......you know. Selama vakum, nicut sudah ngerasain nge-MOS, sudah coba ke Trans Studio, sudah naik kelas 9, sudah lewatin ulang tahun uli dhika alfin bella dan sekarang rika! Happy Birthday Rika dan Bangsa Indonesia! :-) Papa lupa ulangtahun Nicut bulan Agustus, dia ingetnya Juni :(

Nicut telah divonis untuk hidup selama 1 tahun di kelas 99. Belom adaptasi juga sih, jadi belom kerasa enaknya, tapi pasti nanti ujung - ujungnya juga gamau pisah, sama seperti kelas - kelas sebelumnya. Ohya! Nanti sore bukber clivexter and I can't waittttt! Dia mau pergi ke Makassar dari tanggal 18 - 24 bawa Mama, terus Mamanya nge-iya in aja.... Mama lupa juga.

Hari ini sekolah tapi cuma upacara aja. Baris di nomer 2 (pendek tau diri) di belakang Tiwi sm Dhika dan unfortunately di sebelah......Aldo. Jleb. Fitri umroh, Kinanti mudik, Dhika Via BTA, Bella LIA, Rika Tiwi Uli Amira Icha gaada yg bisa

Sepanjang upacara itu nahan ketawa terus sampe pengen ngompol ditempat. Apa aja dikomentarin sama Aldo. Do, lo minta dibekep abis. Sedih juga sih hahahaha

Selesai upacara, terus langsung ke kelas lalu rapat terus pulang bawa anak anak ayan bikin mading. Dirumah bikin, terus main Plants vs Zombie yang berujung kisruh. And I realized that my only wish for this birthday is......

By the way.......I'm not excited for my birthday :( For everyone to be here :(

P.S. Can anyone find the story inside?

bubbte,
ciao!
anns ~

15 Jan 2012

Ambil Darah

Assalamualaikum Wr. Wb.

HUEHEHEHEHE apakabar semuanya? Sudah berbulan - bulan lamanya tidak berjumpa, tidak menulis blog, rasanya jadi aneh. Maaf ya temen - temen, baru sempet lagi nih. Belakangan emang banyak urusan. Biasa orang cantik emang suka sibuk *hening*

Selama 2 bulan gak ngepost udah banyak banget kejadian yang terjadi. Glovitix The 3rd Generation 19Nov, terima rapot 23Des, tahun baru 2012, dan yang paling keren adalah........

Gue ambil darah.

Apa kerennya? Well, it's been a long long time since gue ambil darah, waktu SMP aja belom pernah lagi. Waktu SMP gue bagian ketawa kalo Cui sama Lista ambil darah. Sekarang gue ditertawakan. Oke berikut adalah pengalaman gue diambil darahnya. Selamat membaca!

Sabtu, 14 Januari 2012

Sabtu ke-2 bulan Januari.

Pagi yang indah. Burung - burung berkicau. Matahari bersinar dengan cerahnya.

Gue terbangun dari tidur panjang setelah 100 tahun menunggu datangnya Prince Charming. Dan dia benar - benar datang, dalam bentuk apa?

Michael Cera

Liat tampangnya aja gue udah pengen ngakak bahahahahah tapi serius, he's really cool. Waktu di Scott Pilgrim vs. The World oke dia sangatlah keren, aktingnya dewa. And the truth is dia sebenernya sangat mempesona, coba bandingkan dengan Frik dan Dhika. Mereka mirip jempolnya aja engga (Dikutip dari Angel).

Okay back to the story, gue ngga dibangunin dia. Itu semua cuma mimpi, jadi gue terbangun dalam mimpi kemudian terbangun di dunia nyata. Gue melirik jam udah jam 8, gue langsung siap - siap berangkat BP karena BP itu jam 9. Bukankah gue siswa BP yang sangat rajin?

Karena banyaknya ritual yang harus gue lakukan sebelum BP, gue ended up nyampe di BP jam 9:21. Sangat bagus. Pas masuk ruangan gue diketawain sama Kak Wiwi. Yap, gue langganan telat hari Sabtu. Lagi manusia macam apasih yang bener - bener ikhlas bangun pagi di hari Sabtu cuma buat bimbel? Yang jelas bukan manusia macam gue.

"Telat lagi, Annisa? Tidurnya malem lagi?" tanya Kak Wiwi.

Shit. Dia hafal alesan gue.

Gue pun tersenyum masam sambil memutar otak. Apa alesan lo nis, ayo, yang kreatif.

"Enggg....abis nginep dirumah sodara, Kak," 

ANJRIT ALESAN APAAN ITU NIS. BASI LO BASI.

"Oh ya? Dimana?" tanyanya lagi.

MAMPUS DIMANA?!?!?! AYO PIKIR LO PUNYA SODARA DIMANA NIS, YANG JAUH, YANG SANGAT JAUH

"Di Cengkareng, Kak," jawab gue sambil tersenyum tipis

SANGAT BAGUS ANNISA! Yang tinggal di Cengkareng itu Kinanti, dasar otak udang

"Oooh macet ya?" tanyanya untuk yang ketiga kali.

"Iya kak, hehehehehe," kata gue sambil ketawa dikit.

Bohong lagi. Entah berapa dosa yang gue buat hanya untuk ngomong sama dia.

"Oh yaudah, halaman 17 ya,"

Finally.

BP hari itu pelajaran Bahasa Indonesia. Berjalan cukup oke. Setidaknya kemampuan gue terasa meningkat. U know me lah gue lahir di Kutub Utara, ngomong bahasa anjing laut. Umur 3 tahun gue pindah ke LA harus belajar bahasa inggris. Umur 6 gue pindah ke London ngomong pake logat British. Umur 9 gue pindah ke Brebes ngomong bahasa Jawa, eh umur 11 gue ke Jakarta. What am I suppose to do? WHEN THE BEST PART OF ME WAS ALWAYS YOU!!!!!!!!!! *penggalauan*

Oke. Stop.

Pulangnya dijemput Mama, Papa, dan adikku tercinta terbusuk dan terusuh, Chalista. Pas nyampe di mobil nyokap langsung ngomong mau ke lab dan blablabla. Reaksi gue cuma satu.

APA?!?!?!?!?!?!?!?!?!??!?!


Okay, smooth Annisa. Cuma ambil darah, bukan pembantaian. It can't be that bad, can it?

TAPI TETEP AJA ITU DARAH!!!!!

Otak gue pun berantem dengan sendirinya membuat gue makin pusing. Akhirnya pulang dulu kerumah, makan, menyiapkan mental, joget imbisil, dan gue pun berangkat.

Ke Prodia Child Lab

Oke sebagian dari lo mungkin akan menganggap gue menggelikan, tapi Prodia Child Lab itu sangat enak tempatnya. Dengan ruang tunggu warna warni dan playground yang dilengkapi perosotan menjadikan Prodia Child Lab tempat mengambil darah paling cocok untuk buah hati anda.

Sesampainya disana, kami disambut oleh 3 orang mbak - mbak dengan muka yang sangat ramah. 1 berkerudung, 2 lagi dicepol. Nyokap pun mengutarakan niatnya dan blablablabla. Lab terlihat sangat sepi pada saat itu. Pasiennya yang boleh gue bilang sangat malang cuma kami. Koreksi, gue dan lista. Koreksi lagi, yang malang gue. Lista gak takut.

Sambil registrasi gitugitu salah satu mba mba yang dicepol mengoleskan salep ke lipatan siku sebelah kanan gue dan Lista sambil nanya - nanya kita sekolah dimana dan blablabla. Mba itu terlihat sangat profesional dan penyayang, cinta anak kecil. Dia belum tau aja gue kayak apa BAHAHAHAHA

Setelah itu kami langsung digiring ke ruang pengambilan darah. Dijalan gue memerhatikan 2 ruangan, ada yang pink, ada yang biru. Gue dan adek gue dimasukkan ke ruangan yang pink. KENAPA PINK YA ALLAH KENAPA?!!!!

Dengan segera gue pun langsung menunjukan sifat kehewanan gue.

"Mba, gak boleh di ruangan yang biru?"

"Oh yang itu buat laki - laki, Kakak," jawab salah satu mba yang dicepol dengan ramah.

"Tapi aku sukanya biru, Mba....."

"Yah, tapi kan Kakak cewek. Disini aja ya?" katanya lagi, masih dengan senyuman.

"T-"

"MBAK ADA YANG UNGU GAK? AKU SUKA UNGU!" kata adek gue dengan antusias.

Kutil

Gue pun menatap adek gue dengan tatapan 'diam-atau-hidung-lo-hilang' maka adek gue langsung cengengesan dan diam. Hal berikutnya yang gue lihat adalah adek gue didudukan di kursi astronot berwarna pink. Dan itu keren. Seandainya gue punya satu dirumah........

Ketiga mba - mba itu pun mulai sibuk mengoleskan berbagai macam salep ke lipatan siku adek gue. Adek gue tertawa tawa dengan bahagianya, merasa seperti ratu. 

Liat aja begitu keluar dari sini lo gue apain

Selanjutnya, jarum pun disiapkan. Gue meringis seperti ingin menangis bagai ter iris - iris setelah melihat hal mistis. Dan adek gue, masih tertawa - tawa.

Kita liat, seberapa lama sih lo bisa ketawa?

Dan akhirnya cessss! Jarum masuk ke tubuh adek gue. Ajaibnya adek gue diam, melek, sadar, DAN KETAWA TAWA! Ada apasih sama bocah ini. Dia gak berhenti ketawa. Menggelikan.

"AOU!" adek gue berteriak secara tiba - tiba dengan muka kesakitan mirip babi angry bird.

"Kenapa, Dek? Sakit?" tanya mba - mba berkerudung.

"Engga, aku cuma pengen nakut - nakutin Mba Nisa heheheheheh," katanya sambil ketawa lagi.


Kadang gue bingung, apa bener kita ini bersaudara.

Dalam hitungan detik, jarum dilepas dari tubuh adek gue. Setelah lukanya ditutup adek gue langsung bisa loncat - loncatan lagi. Dia langsung tertawa - tawa bahagia, membuat semua ikut ketawa, kecuali gue.

"Nah, ayo sekarang giliran Kakak!" kata mba - mba dicepol 1.

*nelen ludah* *duduk*

"Tangan kanannya, Kak. Disini nih," kata mba - mba dicepol 2 sambil menunjuk hidungnya. Gak deng, nunjuk ke bantal kecil di meja kursi tersebut.

Dengan patuh gue meletakan tangan gue diatas benda tersebut. Tiga orang mba - mba itu pun langsung sibuk mengolesi lengan gue dengan apapun yang bisa diolesin sambil sesekali menekan lipatan siku gue yang gue asumsikan sebagai mencari urat nadi.

Tiba - tiba mba - mba dicepol 2 mengeluarkan jarumnya. Ia menunjukan jarum tersebut pada nyokap gue.


"Nih, Bu. Masih baru ya," katanya sambil membuka bungkusan jarum tersebut. Nyokap gue mengangguk mengiyakan.

Setelah jarum dibuka, benda itu didekatkan pada lengan kanan gue. Dengan spontan gue berteriak.

"AAAAAAA!!!!"

"Aduh tenang ya, Kak, jangan diliat. Kakak madep ke adek aja tuh," kata mba - mba berkerudung.

Gue pun menoleh ke kiri, tepat dimana adek gue sedang memegang iPad sambil cengar - cengir, merekam kejadian bersejarah, Nicut Ambil Darah.


"AAAAAAAAAAH!!!!! LISTAAA!!!" gue berteriak lagi.

"Apasih Mba Nisa aku gak ngerekam, aku lagi main angry bird," jawabnya dengan penuh kebohongan.


"BOHONG! KAMU NGEREKAM! KAMU MEREKAMNYA KAN! MAMA SURUH DIA PERGI!! SURUH DIA KELUAR!"

Dengan sangat bijak, nyokap menyuruh adek gue minggir dari situ melihat gue yang meronta - ronta seperti kesetanan.


"AAAAAH MBA AKU GAMAU! AKU GAMAU AMBIL DARAH!!!!"

"Rileks, Kak, rileks! Mau disetelin Shaun the Sheep? Kalo anak kecil biasanya su-"


"AKU GAK SUKA DOMBA!"

"Oh gak suka? Yaudah dengerin lagu deh lagunya Justin Bieber! Ituka-"


"AKU BUKAN BELIEBER!"

"Aduh kalo gitu kakak maunya apa dong?"

Dari seberang ruangan adek gue meneriakan Katy Perryyang membuat gue makin frustasi menghadapi kenyataan bahwa iPod gue ketinggalan di mobil. Ketiga mba - mba yang mendampingi gue juga sudah nampak depresi. Sampai akhirnya bokap turun tangan. Denger suaranya aja gue udah mengkeret. Akhirnya gue pun memasrahkan diri pada Allah SWT. Bayangan wajah teman - teman satu per satu muncul di benak gue.

Cesssss!!

Jarum masuk. Sakit dikit. Tapi abis itu udah gak sakit. Gue pun diam, merem, jidat mengkerut, hidung kembang kempis.

"Aduh, Kakak takut ya?" kata salah satu mba - mbanya. Gue udah gak mikir deh itu yang ngomong siapa.

Gue mengangguk lemas, ketakutan.

"Kalo tegang pembulu darahnya mengecil. Yaudah dicabut dulu aja ya," kata si pemilik suara. Gue pun merasakan jarum itu bergerak dari balik kulit gue.

Gue membuka mata. Nyokap bokap tampak kesel dengan tingkah gue yang gue akui sebenernya agak berlebihan, cuma gue beneran takut. Adek gue masih sibuk merekam sambil ketawa - tawa. Mba - mba itu pun berpindah dari sisi kanan ke sisi kiri gue setelah menutup luka gue dengan kapas.

Uh-0h

Para mba - mba itu kembali sibuk menekan - nekan lengan kiri gue sambil mengoleskan berbagai salep. Jarum baru pun kembali dikeluarkan. Dan kali ini karena udah tau dengan apa yang akan gue hadapi, gue merem dan pasrah, tapi perasaan lebih rileks.

"Tarik nafas yang panjang, Kak," kata salah satu mba - mbanya.

Gue menurut dan menarik napas. Cessss jarumnya masuk. And this time gue udah siap. Terdengar adek gue tertawa gembira.

"Yeeee bisa!" kata adek gue.

Gue pun tersenyum dalam hati.

Akhirnya.

Segera setelah selesai gue mendapat ucapan selamat dari 6 orang yang ada di ruangan pada saat itu. Gue pun meminta maaf pada mba - mbanya karena udah ngerepotin.

Gue keluar dari ruangan pink penuh kenangan tadi diiringi lagu We Are The Champion.

Rasanya langkah gak pernah seringan ini.
Lampu gak pernah seterang ini.
Lantai juga gak pernah sekinclong ini.

Pas udah sampe lagi diruang tunggu, gue memutuskan untuk mengenang momen bersejarah itu dengan mengambil foto. Gue dan adek gue kembali masuk dan memotret darah kami.

HEHEHEHE 

Akhirnya kami semua pergi dari Prodia Child Lab dan langsung menuju PI untuk makan siang dan blablabla. 

Dijalan tak henti - hentinya gue tersenyum, sampai akhirnya.........

"Mba,"

"Hm?"

"Darahku lebih bagus dari Mba Nisa ya,"

"........................"

bubbte,
ciao!
annisa yang berani ambil darah ~

30 Agu 2011

Sleep Over at Kayput

Assalamualaikum Wr Wb

Selamat datang, pemirsa. Kembali lagi di blog ketek Slubudup bersama author yang paling kece, Nicut!!

Hehehe jadi gini nih teman - teman, kemaren hari Jumat tanggal 26 Agustus, Nicut nginep di rumah Masdit & Iya. Kenapa nginep disana cut? Karena rumah mereka adalah satu - satunya yang mau menampung para pengungsi seperti Cui, Nicut, dan Lista. Kok ngungsi cut? Iya. Sebenernya gini nih *hiks hiks hiks* pas hari kamis, Mba Ni, Mba Um, sm Pak Tono pada pulang kampung. Rumah gak ada yang ngurus, jadi daripada ngerepotin, Bunda, Pade, Mama, dan Papa pun berinisiatif mengungsikan kita bertiga ke rumah Masdit & Iya. KAMI TERBUANG!!! TERLANTAR!!!! TERASINGKAN!!!! *garuk - garuk lantai*

Akhirnya hari Jumat pagi, berangkatlah gue dan Lista ke Kayput (re: Kayu Putih). Kita memang memiliki julukan untuk rumah masing - masing. Paling gaul rumah gue cui lista dong. Daerah Berland. Kalo dipisah jadi Bear Land. Julukanya? Tanah Beruang.

Oke itu hanyalah intermezzo saja. Kembali pada permasalahan utama. Gue dan Lista berangkat ke Kayput dianter Solehin Domba. Sampe disana langsung disambut oleh seekor kucing hitam yang tanpa sebab main loncat ke arah gue. Gue langsung tiarap. Kucing itu pun melompati gue. Lalu gue langsung depresi. Kucing aja pun segitu pengennya menganiaya gue. Apa gue semiris itu........

Lalu Iya yang baik hati memutuskan untuk memperkenalkan gue pada kucing - kucingnya. Ada 3 ekor kucing didalam rumah tersebut. Yang hitam nyolot tadi bernama Toffee tapi biasa dipanggil Tobi, lalu ada 2 kucing kakak adik bernama Alice dan Lessy. Mereka sama - sama berbulu coklat dan mukanya mirip. Kalo Lessy mukanya agak lebar, Alice mukanya kayak cewek....#random Mereka semua adalah kucing persia.

Akhirnya gue dan Lista beres - beres barang, kenalan sama kucing - kucing itu (makna konotasi). Lista terlihat bahagia melihat mereka, gue pun kasihan. Dia seperti anak tidak pernah lihat kucing. Maklum, dirumah biasa liat lutung (re:Cui). Ketika sedang mengamati Lista, tiba tiba ada sesuatu yang menarik narik ujung celana gue.

"AAAAAAAAAAAAAAA!!!!!!!!!!!!!!!!!!!" teriak Nicut.

Pohon jambu sampai bergetar karena teriakan gue. Tidak deng, itu majas hiperbola. Tapi emg kenceng, Budewi aja sampe keluar kamar. Ketika gue tengok kebawah........seorang anak laki - laki seukuran kucing tersenyum pada gue.

Devan.

Fyi, Devan itu anaknya Mba Res, yang ngurus Kayput. Dulu Mba Res ngurus gue dari kecil sampe kelas 1, terus dia pulang kampung dan akhirnya lanjut kerja lagi di Kayput.

Gue pun menggendong Devan. Gue selalu ingin punya adik laki - laki setelah apa yang gue alami bersama Lista. Tapi emak bapak gue ngamuk ngamuk pas gue minta adek laki - laki, katanya punya anak 2 aja udah kayak ngurus 10. Itu dalem. Oke kok ini jadi curhat. Lanjut lagi. Akhirnya gue bermain bersama Devan. Terakhir gue nginep, dia masih 2 tahun lebih sedikit dan masih suka ngompol. Gue inget gue pernah mangku dia di kursi komputer sambil main, lalu tiba tiba kursi itu terasa hangat. Pas gue bangun, banyak air tumpah. Devan ngompol. Plasenta monyet.

Gak lama, Budewi mengabarkan mau ke Srengseng jemput Mama Uti. Kita disuruh jalan - jalan. Masdit pun ngajak nonton. Suruh pilih Lima Elang atau Tendangan Dari Langit. Akhirnya kita nonton Lima Elang. Masdit berangkat shalat jumat sekalian beli tiket, terus jemput kita lagi.
Jam 2 berangkat, filmnya jam 2:35. Jemput Kak Evi (ceweknya Masdit), terus ke Artha Gading. Selesai nonton jam 4 terus muter muter dulu baru pulang. Lista gaya gayaan beli mainan ulat bulu 14.000 mau nggesek atm. Geli.

Abis itu nganter Kak Evi, lalu kita balik lagi ke base camp, Kayput! Pas sampe disana udah ada Mama Uti, terus Mba Res udah masak - masak gitu wanginya amat sangat menggoda iman. Kalo gue stay dirumah, pasti yang tercium bau gosong. Mama ama bunda masakanya kan......undescribable.

Salim salim dulu sm Mama Uti, terus gantian mandi. Selesai mandi gak lama buka. Buka pake es buah dulu tapi tenyata salah sirup wakakakak ngakak bgt rasanya abstrak. Padewi belinya yg fruit punch bukan cocopandan. Akhirnya berujung pada lepeh - lepehan.

Abis buka, kita main! Main slammers sama uno spin. Pas lagi main, tiba - tiba Budewi nanya, mau tidurnya gimana. Harusnya kan Nicut, Lista, Iya tidur di kamar Iya bareng sm Mama Uti, lalu Masdit dan Cui tidur di kamar Masdit. Tapi, kata Budewi kalo berempat dikamar Iya, nanti Mama Uti gabisa tidur, keberisikan. Akhirnya kita memutuskan Mama Uti tidur sendiri di kamar Iya, lalu Nicut, Lista, Iya, Cui, dan Masdit tidur di kamar Masdit. Budewi dan Padewi pun pergi beli kasur.

Jam 9 kurang Budewi sm Padewi pulang, beli kasur angin yang harus dipompa dulu gtdeh. Abis itu Masdit memompanya. Gue, Lista, Iya langsung kena syndrome alay tingkat akut, kita loncat - loncatan diatas situ. Pas jam 9, Cui minta jemput di Tanah Beruang, baru selesai benerin laptop. Akhirnya kita berempat jemput Cui.

Sampe dirumah, Cui naik terus langsung balik lagi ke Kayput. Udah pada 5 watt semua matanya, tapi masih rusuh gara - gara rebutan tempat. Akhirnya takdir memutuskan agar gue tidur disebelah Cui dan Lista. Ditengah - tengah mereka lebih tepatnya. Gue pun bertawakal. Pas selsai bagi - bagi tempat, Lista langsung tepar, sementara kita berempat gakjadi 5 watt dan masih petakilan. Cui sm Masdit main WE layarnya pake laptop dan gue baru tau kalo itu bisa. Sementara gue dan Iya ngobrol dengan randomnya sambil ngegeratak komik - komik Masdit.

Udah jam 12 kurang, Iya tiba - tiba nyeletuk.

"Aku pengen mie......."

Yang lain langsung memegang perut, baru sadar betapa laparnya kita. Akhirnya pada bangun, lari ke dapur. Pas sampe disana gue nyari mangkok.

"Day, mangkok mana?"

Cui pun nyeletuk,

"Emg nisa pengen tau bgtbgtbgt mangkoknya dimana?"

Iya tertawa dan bilang,

"Nisa kepo bgt yaaaaaa"

Gue pun terdiam terpaku. Kepo itu...............apaya? 

Akhirnya Iya dan Masdit menjelaskan dengan penuh kesabaran pada gue bahwa Kepo artinya mau tau aja. Gue pun mengangguk paham dan mengucapkan kata tersebut terus menerus. Kita makan mie lalu balik lagi ke kamar dan jam 1 pas baru semuanya tidur.

Jam setengah 3 dibangunin Budewi secara hardcore. Kaki kita semua diolesin balsem. Itu inovasi baru. Akhirnya pada melek seperempat terus langsung naik mobil tanpa berkata apa - apa. Kita berencana sahur di sederhana, tapi tutup. Akhirnya pesen mie, bihun, sm fu yung hai di remaja terus pulang. Nanti Masdit sm Cui yang ngambil.

Sampe dirumah, Gue, Lista, dan Iya langsung tumbang di kasur angin dan tidur. Jam 3:15 Masdit dan Cui masuk kamar, bilang makananya udah ada. Akhirnya sahur rame - rame terus gaada yang berniat ngelirik tv. Selesai makan semua langsung tidur.

Besoknya kita bangun jam......10. Dan itu masih pada setengah - setengah bangunnya. Jam 12 baru semua berhamburan keluar kamar gara - gara Bunda sms udah dijalan mau jemput. Btw baru inget Mama Uti ulangtahun, terus langsung ngucapin. Happy Birthday Mama Uti, Nisa sayang bgtbgtbgt sama Mama Uti, mari tunjukan semangat wanita!!! Akhirnya Cui, Nicut, Lista mandi terus beres beres dan pas dijemput pulang!

Sebenernya ceritanya gak gitu aja sih, tapi dipersingkat nih nyokap gue ngomel - ngomel suruh cepet beres - beres. Yap! Besok Java Trip nicut akan dimulai!!! Rutenya Cirebon-Bandung-Semarang. Jadi kayaknya bakal jarang ngepost, tapi kalo dpt wi-fi pasti langsung ngepost kok! Janji! Doain ya biar lancar dan selamat sampai tujuan. Amiiin.

Baiklah! Author kece kesayangan anda, Annisa Mastini Wigati mohon maaf lahir batin kepada seluruh Slubudupers, baik yang dirumah, dijalan, diluarkota, dimanapun anda berada! Saya menyadari bahwa tulisan - tulisan saya ini masih jauh dari sempurna, maka saya meminta maaf kepada seluruh insan manusia yang baik sengaja maupun tanpa sengaja namanya telah masuk kedalam tulisan - tulisan saya ini. Perlu diingat bahwa saya hanyalah manusia biasa, yang bermulut, bermata, bertelinga dan berhidung, dan tak luput dari kesalahan.

Sekian dari saya, mohon maaf apabila ada salah - salah kata, baik dalam penulisan maupun artikulasi bahasa. Sekali lagi, saya hanyalah manusia biasa yang berhidung. Slubudup mengucapkan..............

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1432 HIJRIYAH MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Salam Manusia Berhidung!

bubbte,
ciao!
anns ~

25 Agu 2011

Hitting the 13th Checkpoint

Did you see?

I'm 13 years & 5 days old.

Yep yep! I'm officially 13 on Last Saturday ;-) Rasanya senang akhirnya 13 juga......gak ada yang cengin lagidechhh HAHAHA. Btw sekarang udah liburan. Gaul emg. Liburan sampe tanggal 8. Ada yang mudik? Nicut nanti mudik ke Cirebon, Bandung, sm Semarang. Mhmmm Java Trip! 

Btw, ulangtahun gue kemaren sangatlah abstrak. Begini ceritanya.

Tanggal 19 malam, gue nervous, gabisa tidur, gabisa napas, gabisa loncat, gabisa jalan, gabisa ngomong, gabisa merem, gabisa kentut, gabisa pipis, gabisa segalanya. Kejang - kejang lalu step. Gakdeng. Gue gabisa tidur, memikirkan hari esok. Akhirnya gue mematikan lampu kamar, memandang tv yang menyala tanpa suara. Gue pun...........

Menggalau

Sesuatu yang tidak pernah gue lakukan setelah beberapa bulan ini. Bukan galau cowok tapi. Jaman aja galau cowok. Galau ulangtahun. Akhirnya gue menyebut kelakuan gue tersebut sebagai Pre-birthday Syndrome. Lalu nicut berpikir.

I miss how everything used to be on my birthday.

Dulu kalo ulangtahun, pasti pagi - pagi eyang kakung nyetel lagu selamat ulangtahun yg super annoying keras - keras. Gaakan dikecilin sampe satu rumah bangun. Apalagi kalo yang ulangtahun Cui, Nicut, atau Lista. Kalo dulu sih sebel banget rasanya pengen gue potong kabel tape nya, mikirnya "apaansih lagunya alay ngapain disetel kenceng kenceng". Giliran eyang udah gaada.......kangen lagunya.......walaupun emg lagunya bacot sih.

"UNTUK ADEK ADEK DAN KAKAK KAKAK YANG BERULANG TAHUN, SELAMAT ULANG TAHUN!!!! HAPPY BIRTHDAY TO YOU HAPPY BIRTHDAY TO YOU!!!!"

Bacot yekan.

Tapi yang membuat makin galau adalah kenyataan bahwa besok pagi gue akan bangun tanpa lagu itu. Ketek ayam. Akhirnya jam 12 kurang gue memutuskan untuk membuka twitter. Tapi juga gak ngapangapain. Gue pun mantengin timeline. 

Jam 00:00 tepat, alarm hp gue berbunyi lagu lighters dari bruno mars ft. bad meets evil. Gue pun langsung menutup layar laptop seketika dan mematikan si tv tanpa suara. Gue memandang langit - langit kamar yang dipenuhi sticker glow in the dark.

"This one's for you and me, living out our dreams, we're all right where we should be, lift my arms out wide, I open my eyes, and now all I wanna see is the sky full of lighters........."

Dramatis.

Begitu masuk bagian rap nya langsung gue dismiss, lalu gue mengetweet ucapan syukur atas kehadirat Allah SWT karena atas rahmat dan hidayahnyalah gue dapat menempuh hidup sampai umur 13 tahun ini. Gue pun membalas balasi ucapan dari orang - orang lalu tidur.

Keesokan paginya, pas sahur gue dikejutkan dengan kehadiran emak bapak gue yang maha gaul dan gue langsung dibanjiri dengan ucapan dan cium cium pipi. 1 yang meresahkan benak gue adalah.

MANA KADONYA?!!!!!!

Gue pun mencoba bersabar dan makan. Gue pergi ke meja makan dan unfortunately makannanya gaada yang gue suka......yep. Nicut memang suka pilih - pilih makanan. Not that I'm not grateful but, still gue emg gasuka.

Akhirnya gue memaksakan diri menelan nasi dan sebuah telor balado. Gue makan dengan perlahan alias menye - menye sambil cemberut. Firasat gue makin gaenak akan kelangsungan hari itu. Selesai makan, minum vitamin, baca niat terus gue langsung balik ke kamar dan tidur tanpa ketertarikan sama sekali untuk menanyakan dimana kado gue.

Paginya gue melek, langsung mandi, siap - siap berangkat BP. Udah mau nangis aja tuh lagi ulangtahun, gaada kado, makanan sahur gaenak, tetep BP pula <--- Don't try this at home

Sebelum BP gue sempet sempetin bales ucapan ucapan dari orang - orang (masih cemberut). Lalu tiba tiba nyokap bokap sm adek gue masuk masing - masing bawa kado. Gue langsung loncat dan joget peter panda.

"Tadinya mauk ngasihnya nanti aja, tapi mba nisa udah cemberut terus sih, jadi yaudah," kata bokap gue seraya menyerahkan kadonya.

"AHAHAHA GAPAPA PA YANG PENTING KADONYA ADA HAHAHA," kata gue yang tetap menjadi gue si anak tidak tau malu.

Gue buka satu - satu dan inilah kadonya:


TERIMAKASIH MAMA PAPA DAN LISTA AKU SAYANG KALIAN BGTBGTBGTBGTTTTT :* (re: karena dapet kado)

Setelah itu gue berangkat BP, mendapat ucapan dari orang - orang disana dan pulang. Sisa waktu hari itu gue habiskan dengan membalas ucapan sambil bengong, sesekali senyam senyum geer kalo ada temen - temen yang dateng. Nyatanya? Gak ada. Lebih lebih Icha ama Amira ngucapinya datar banget.

hb @nisaanicuut -@ichaays
Hb @nisaanicuut :-P  -@amiramirs

Anjrit. Ini anak dua maunya apa :| Tapi dari situ gue mulai curiga. Pasti ada apa apanya. Gak mungkin mereka melewatkan ulangtahun gue hanya dengan ucapan hb.

Tapi pada akhirnya gue pun pasrah dan menyerah, jam sudah menunjukan pukul 17:40 ketika tiba tiba gue dapet mention yang membuat kecurigaan gue makin bertambah.

Nyet dimana lo nyet @nisaanicuut -@ichaays
@ichaays Urusan lo apa -@nisaanicuut (sok jual mahal padahal pengen disamperin)

Segera setelah dapat mention mencurigakan itu, ada yang membunyikan bell.

DEG! Perasaan apa ini? Siapa yang ada didepan pintu?

Adek gue yang lagi bicara pada selimut pun langsung keluar kamar, ngecek siapa yg dateng. Tiba tiba dia teriak.

"HALOOOO!!!!!!!!"

"Sssststtttt!!!!!"

DEG DEG! WOAH! Siapa itu?! Gue hendak beranjak keluar kamar ketika tiba - tiba 2 orang perempuan masuk kedalam kamar gue sambil teriak "HAPPY BIRTHDAY!!!!!!". Kalo ini reality show, gue pasti udah nangis nangis bombay. Tapi belum sempat gue menangis terharu, tiba tiba cupcake cupcake melayang ke muka dan rambut gue.

Dua anak ini.........mana ada orang yang datang kerumah orang lain lalu tiba - tiba lempar lempar cupcake asdfghjkl !@#$%^&*

Alhasil rambut gue lepek, hidung gue pun memesek (?) gakdeng. Hidung gue kembang kempis karena napas. Gue langsung berterimakasih ria dengan senangnya. TERNYATA ADA YANG PEDULI! TERNYATA GUE TIDAK TERLUPAKAN! GUE TIDAK TERBENGKALAI!

Gue langsung storming out ke kamar mandi, keramas secepat kilat dan kembali lagi pas adzan. Akhirnya kita tumpengan terus tiup lilin kayak anak tk. Nyokap gue juga beli kuenya asal asalan, katanya gaada yang makan. Yaudahdeh gue ngikut aja. Bebaslah bebas.
Selesai buka, kita shalat, terus ngobrol ngobrol, main main, nonton terus mereka pulang huhuhuu terimakasih ya kawan kawan kalian baik bgtbgtbgtan nicut sayang kalian :*

Berikut foto - fotonya: 








Yang diatas itu kuenya dari Icha sm Amira dan gue gaboong rasanya enak bangetbangetan. Mereka bikin sendiri unyu sekali. Krimnya dewa!

Btw ada bonus nih buat Dhika. Dia baru bikin blog dan dia membahas tentang piglet.
Dhik, khusus buat lo, langsung dari rumah gue.........

Piglet Yang Memakai Mukena

Out!

bubbte,
ciao!
anns ~

17 Agu 2011

Sharing!

Hai dunia dan seisinya! Apakabar? Kembali lagi bersama sang author, NICUT! *standing applause*

Maaf ya belakangan ini jarang ngepost. Many things happened.......you know. Selama vakum, nicut sudah ngerasain nge-MOS, sudah coba ke Trans Studio, sudah naik kelas 9, sudah lewatin ulang tahun uli dhika alfin bella dan sekarang rika! Happy Birthday Rika dan Bangsa Indonesia! :-) Papa lupa ulangtahun Nicut bulan Agustus, dia ingetnya Juni :(

Nicut telah divonis untuk hidup selama 1 tahun di kelas 99. Belom adaptasi juga sih, jadi belom kerasa enaknya, tapi pasti nanti ujung - ujungnya juga gamau pisah, sama seperti kelas - kelas sebelumnya. Ohya! Nanti sore bukber clivexter and I can't waittttt! Dia mau pergi ke Makassar dari tanggal 18 - 24 bawa Mama, terus Mamanya nge-iya in aja.... Mama lupa juga.

Hari ini sekolah tapi cuma upacara aja. Baris di nomer 2 (pendek tau diri) di belakang Tiwi sm Dhika dan unfortunately di sebelah......Aldo. Jleb. Fitri umroh, Kinanti mudik, Dhika Via BTA, Bella LIA, Rika Tiwi Uli Amira Icha gaada yg bisa

Sepanjang upacara itu nahan ketawa terus sampe pengen ngompol ditempat. Apa aja dikomentarin sama Aldo. Do, lo minta dibekep abis. Sedih juga sih hahahaha

Selesai upacara, terus langsung ke kelas lalu rapat terus pulang bawa anak anak ayan bikin mading. Dirumah bikin, terus main Plants vs Zombie yang berujung kisruh. And I realized that my only wish for this birthday is......

By the way.......I'm not excited for my birthday :( For everyone to be here :(

P.S. Can anyone find the story inside?

bubbte,
ciao!
anns ~